Daerah Intensifkan Sosialisasi
Sekprov Kaltin HM Sa'bani
SAMARINDA-Masih tingginya penambahan
terkonfirmasi Covid-19 di Benua Etam tentu membuat pemerintah daerah bersama
stakeholder terkait untuk bekerja ekstra dalam upaya menekan dan mencegah
penularan virus corona di wilayah Kaltim.
Berdasarkan rilis dari Satuan Tugas (Satgas)
Penanganan Covid-19 Kaltim, per Senin, 1 Februari 2021, jumlah terkonfirmasi
bertambah sebanyak 366 kasus, total menjadi 41.578 kasus. Total pasien sembuh
33.911 kasus (bertambah 397 kasus). Meninggal dunia 1.010 kasus (bertambah 14
kasus) dan masih dirawat 7.657 kasus.
Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kaltim
HM Sa'bani mengatakan Kaltim bersama sejumlah daerah yang tingkat penularan
Covid-19 cukup tinggi diminta untuk mengintensifkan kegiatan-kegiatan baik
persuasif maupun sosialisasi dan juga melakukan aktivitas pencegahan di
lapangan pada masyarakat yang kurang disiplin dalam menerapkan protokol
kesehatan.
"Kita diminta untuk terus berkoordinasi
lebih intensif dengan pihak terkait untuk pencegahan dan pengendalian Covid-19
di wilayah masong-masing," kata Sa'bani usai mengikuti Rapat Koordinasi
Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan dan Penanganan Covid-19 Di Daerah secara virtual,
dari ruang serba guna Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim, Ahad (31/01) malam.
Disisi lain, lanjut dia, daerah juga diminta
untuk mempersiapkan ketersediaan tempat tidur dan ruang-ruang ICU seiring
dengan penambahan kasus yang cukup tinggi, sehingga bisa memperhitungkan
perkiraan-perkiraan kebutuhan yang diperlukan untuk daerah masing-masing.
"Kita mempersiapkan untuk Balikpapan dan
Samarinda kita akan hitung kembali ruang-ruang ICU yang diperlukan dalam rangka
perawatan tertentu. Untuk orang tanpa gejala (OTG) atau gejala ringan
dimasukkan ke fasilitas karantina yang sudah disiapkan untuk mencegah
penumpukan di rumah sakit," jelas Sa'bani. (mar/poskotakaltimnews.com)